“Kenapa aku susah menghapusmu....?”
Kenapa aku susah
sekali menghapus bayangmu, padahal aku sudah berupaya menghapus jejakmu. Aku
sudah buang hadiah darimu, aku sudah hapus nomermu dari hapeku. Bahkan aku
tidak pernah jawab sms dan telepon darimu. Tapi kenapa kamu tak mau pergi dari
hatiku..?
Aku
juga sudah mencoba lupakan kamu dengan banyak cara tapi aku tidak bisa. Aku
juga melakukan banyak hal buat melupakan kamu tapi aku tak bisa. Kenapa...?
....karena
selama ini aku jauh dari Rabbku. Aku tidak pernah benar-benar mencintai
Tuhanku. Aku tidak pernah benar-benar mengerti tentang bagaimana mendekat
kepada Allah. Aku slalu melupakan cinta Allah dalam stiap nafasku. Sementara
aku justru slalu menyebut-nyebut kamu dalam setiap detikku.
....karena
selama ini aku tidak pernah benar-benar mengesakan Rabbku. Aku masih punya
tandingan-tandingan Tuhan kecil salah satunya kamu. Yang membuat ibadah tak
khusuk dan hanya berpikir soal kamu. Yang membuat aku salah mengarahkan niat
ibadahku. Harusnya ke Allah malah ke kamu.
....kenapa
aku susah sekali melupakan kamu...? karena ini bagian siksa dari Allah atas
kemaksiatan yang slama ini aku kerjakan bersamamu. Taubatku tak benar-benar
taubat. Karena sisa-sisa dosa itu justru membelitku. Aku semakin terngiang atas
momen-momen yang dulu sempat kita bilang indah. Padahal keindahan itu adalah
keindahan semu yang harus kita bayar dengan siksa di Neraka kelak.
....kenapa
susah sekali melupakan kamu..? karena kebodohanku slama ini tidak tahu mana
cinta yang sehat dan mana cinta yang
salah. Aku hanya terus berpikir soal kamu dan kamu. Padahal berpikir soal kamu
tidak ada untungnya bagiku....
Diambil
dari goresan pena/ tulisan: Burhan Shodiq
Posted by: AhnafusSholihin (mUyAsSar El_mAhzUmy)
0 komentar:
Posting Komentar