Jumat, 17 Oktober 2014

FITNAH SYAHWAT..!!


Nggak bisa dipungkiri  bahwa manusia baik dari yang muda hingga yang tua telah terlenakan dengan kehidupan dunia  nan mempesona, kehidupan sementara yang nampak menyenangkan. Sehingga tak sedikit manusia tergelincir  karenanya.  Dalam firman-Nya yang artinya:
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak[186] dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).


[186]  yang dimaksud dengan binatang ternak di sini ialah binatang-binatang yang termasuk jenis unta, lembu, kambing dan biri-biri.
                Allah Azza Wajalla menyebut fitnah wanita diurutkan pertama bukan tanpa alasan. Wanita dengan daya tariknya mampu meluluhkan semua laki-laki. Meskipun wanita diciptakan dengan kondisi akal yang lemah, namun betapa banyak lelaki yang cerdas, kuat gagah perkasa, dibuat lemah tunduk dibawahnya. Meskipun wanita dicipta dengan keterbatasannya, namun betapa banyak para penguasa jatuh tersungkur dalam jeratnya. Meskipun wanita dicipta dengan keterbatasan agama, namun betapa banyak ahli ibadah yang dibuat lalai dari Tuhannya. Tidak sedikit seorang miliader kaya raya nekad berbuat korupsi demi istri tercinta. Tidak jarang darah tertumpah, pedang terhunus, karena wanita. Betapa banyak orang waras dengan akal yang sempurna menjadi gila gara-gara wanita. Bahkan sering kita jumpai seorang laki-laki rela bunuh diri demi wanita. Atau yang lebih parah lagi dari itu semua entah berapa orang mukmin yang mendadak berubah menjadi kafir gara-gara wanita. Pantaslah jika Rasulullah mengatakan fitnah wanita adalah fitnah yang luar biasa.
                “Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.”(Riwayat Bukhari dan Muslim)
                Itulah fitnah wanita, seseorang dapat terjerumus kedalam berbagai kemaksiatan karenanya, mulai dari memandang wanita yang bukan mahramnya,menyentuhnya,berpacaran,bahkan sampai berbuat zina.!! Na’udzubillah min dzalik,.....

Hem,. sob simak makalah selanjutnya.. yang insyaallah bila tidak ada halangan akan dipost untuk anda semua.,wallahu a’lam bisshowab. Thanks for all...
                                                                                                                Post by:  Muyassar el_mahzumy
                                                       fb:  Muyassar el-mahzumy
                                                       Twitter:  Muyassar096


Menanggalkan kemuliaan atas nama modernisasi dan gaya hidup masa kini



            Kita dapat menjumpai sebagian kaum wanita menanggalkan hijab, lalu memakai celana panjang dan pakaian-pakaian mini yang vulgar. Semua ini dilakukan atas nama gaya hidup modern. Atau bercakap-cakap dengan teman laki-laki atau kekasihnya melalui telepon genggam, dan ini juga atas nama gaya hidup modern. Atau keluar rumah tanpa izin keluarga dan begadang sampai menjelang pagi, dan ini atas nama gaya hidup modern pula. Atau membeli majalah porno yang mempublikasikan pornografi dan adegan seronok yang menyerukan ketidak kepedulian terhadap nilai-nilai keutamaan, mempublikasikan gambar orang-orang telanjang dan mendorong agar wanita melepas hijab serta menampakkan keindahan tubuh. Ini juga atas nama gaya hidup modern.


            Begitu pula keluarnya muda-mudi bersama-sama dalam acara wisata ditempat terpencil, dan ini atas nama gaya hidup modern. Setelah itu, terjadilah akibat yang sangat tidak terpuji. Atau menyaksikan berbagai tontonan yang diharamkan Allah melalui internet, vidio, atau televisi. Semuanya berisi tontonan yang mengajak pada pamer keindahan tubuh, pelepasan diri dari berbagai nilai keluhuran dan akhlak yang utama. Itu bisa disaksikan melalui film-film, sinetron-sinetron yang tidak bermutu, dan lagu-lagu seronok. Media-media ini menyajikan keburukan yang merebak diberbagai tempat, penghancuran akhlak dan agama, serta memerangi nilai-nilai keluhuran dan moral. Semua itu atas nama gaya hidup modern.
            Demikian pula, jabat tangan perempuan dan laki-laki maupun sebaliknya, Ini atas nama gaya hidup modern. Atau menyerahkan istri kepada teman laki-laki untuk berdansa bersamanya, dan ini atas gaya hidup modern. Masih ada lagi kemaksiatan-kemaksiatan yang kita jumpai dengan mengatasnamakan gaya hidup modedrn, padahal sebenarnya itu mematikan hati dan menjauhkan manusia dari Rabb dan Surga-Nya, serta mendekatkannya ke Neraka dan adzab-Nya.
            Pembaca yang tercinta, syariat islam bukanlah penghalang bagi kehidupan modern. Akan tetapi, apakah kehidupan modern itu slalu diisi dengan berbagai perbuatan keji dan keberanian melakukan kemaksiatan demi kemaksiatan? Bukankah umat islam yang diatur berdasarkan syariat Allah dan sunnah Rasullullah dapat eksis dan mencapai kehidupan yang modern tanpa harus menentang Rabb yang Menguasai langit dan bumi? Saudariku peradaban macam apa yang mengantarkan anda untuk menjadi makanan dan bahan bakar  Neraka?
            Tidak ada cara untuk menggapai kebahagiaan, kemajuan, dan peradaban modern kecuali kembali kepada syariat  Allah dengan mematuhi apa yang diperintahkan-Nya dan menjauhi apa yang dilarang-Nya, agar kita dapat meraih kepemimpinan dan meraih kejayaan lagi. Jangan sampai ada yang mengira bahwa hal ini adalah seruan untuk menuju keterbelakangan dan pandangan konservatif tanpa ada karya yang kita lahirkan, dan membiarkan dunia dikuasai oleh pihak lain yang kemudian mereka berkarya hingga melampaui kita. Tidak, justru kita berkarya dan menciptakan kehidupan yang modern serta menghendaki kemajuan, namun tanpa berbagai kemaksiatan. Dan, kita menjadikan dunia ini ditangan kita, bukan dihati kita.
Posted by: Muyassar el_mahzumy
Fb: AhnafusSholihin
Twitter : Muyassar096

Referensi : 300 Dosa yang Diremehkan Wanita
Judul asli: Silsilah Min Akhtha’in Nisa’
Penulis : Syaikh Nada Abu Ahmad


Jumat, 12 September 2014

MELAKUKAN ZINA,.. Maksudnya ...? makanya baca artikelnya,..

MELAKUKAN ZINA,.. Maksudnya ...? 

                Kejahatan zina termasuk dosa besar dan musibah yang mengoyak kehidupan seseorang. Zina ini, merusak dunia dan akhiratnya. Menjadikannya berada dalam keterpurukan yang tiada henti dan kegundahan yang selalu menyertainya. Betapa banyak jiwa mati sia-sia karena zina! Berapa banyak hubungan persaudaraan terputus karena zina! Berapa banyak persahabatan yang tercabik-cabik karena zina! Berapa banyak bayi yang dilahirkan tanpa ayah karena zina! Berapa banyak wajah yang sirna keceriaannya, mata yang lenyap pancarannya, hati yang menjadi gusar dan terguncang karena zina!
                Allah telah melarang kita meski hanya mendekati zina atau faktor-faktor yang menyebabkan perzinaan. Lantas , bagaimana yang melakukan zina itu sendiri? Allah berfirman yang artinya :
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (Al-Isra’:32)”

                Begitu pula, Allah memerintahkan Nabi agar membaiat kaum wanita, dan salah satu isinya adalah agar tidak berzina, Allah berfirman yang artinya :
“Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Allah; tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Al-Mumtahanah:12)”
                Wahai muslimah yang mulia, jauhilah zina. Karena, perzinaan mengakibatkan hilangnya kemuliaan, percampuran nasab, dan penyerahan harta kepada pihak yang tidak berhak menerimanya. Abu Dawud meriwayatkan dengan sanad hasan dari Abu Hurairah Radhiaallahu anhu bahwa ia mendengar Nabi Muhammad bersabda saat turun ayat tentang mula’anah <penolakan tuduhan zina dengan sumpah disertai kesediaan menerima laknat dari Allah>:
“Wanita mana saja yang memasukkan kepada suatu kaum orang yang bukan dari mereka<melahirkan anak dari hasil zina,-ed>, maka wanita itu tidak ada artinya sama sekali disisi Allah, dan Dia tidak akan memasukkannya kedalam Surga.”
                Kepada setiap muslimah yang terjerumus dalam perzinaan, atau yang menjadi sebab fitnah diantara para pemuda. Wahai muslimah, wahai wanita yang ridha bahwa Allah sebagai Rabbnya, islam sebagai agamanya, dan Muhammad sebagai nabi serta rasulnya, ingatlah saat kamu berada dihadapan Allah, saat Dia bertanya kepadamu,”Wahai hamba-Ku, mengapa kau menanggalkan hijabmu,? Mengapa kamu menelanjangi tubuhmu,? Mengapa kamu membuat fitnah diantara para pemuda,?” lantas apa yang akan kamu katakan kepada Rabbmu,..?
                Wahai muslimah, janganlah kau serahkan dirimu ke Neraka dan murka Dzat Yang Maha Perkasa. Janganlah kau menentang-Nya dengan kemaksiatan. Berhati-hatilah, jangan sampai kau terjerumus kedalam perbuatan keji yang mendatangkan cela bagi kedua orang tua dan saudara-saudaramu,bahkan kerabat dan keluarga besarmu. Sungguh zina itu adalah waktu sesaat dalam kemaksiatan yang mengakibatkan aib, cela, dan murka Dzat yang Maha Perkasa.
                Takutlah kepada Allah demi dirimu. Takutlah kepada Allah demi kehormatan dan kedua orang tuamu. Teladanilah Maryam putri Imran, yang disanjung oleh Allah dalam firman-Nya:
“Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat.(At-Tahrim:12)”  
                Perhatikanlah Sarah (istri Nabi Ibrahim) saat Nabi Muhammad menceritakan kepada kita tentang dirinya, sebagaimana disebutkan dalam Riwayat Bukhari yang artinya:
“Ketika Sarah dimasukkan agar melayani penguasa yang kejam, ia pun bangkit untuk berwudhu dan menunaikan shalat, lantas berdo’a,’Ya Allah, jika aku memang beriman kepada-Mu dan Rasul-Mu, dan menjaga kemaluanku kecuali terhadap suamiku, janganlah Engkau beri keleluasan kepada orang kafir ini terhadap diriku.’ Allah pun menghapus kegelisahannya dan menghilangkan kegundahannya.”
                Catatan: wanita juga dilarang melakukan lesbi, yaitu hubungan seksual wanita dengan wanita.
               
          Posted by: Muyassar el-mahzumy
Fb: AhnafusSholihin
Twitter : Muyassar096


Referensi : 300 Dosa yang Diremehkan Wanita
Judul asli: Silsilah Min Akhtha’in Nisa’

Penulis : Syaikh Nada Abu Ahmad

Tak mau pacaran malah dikejar-kejar



                Ada banyak dilema di dalam dunia ini. Salah satunya dilema soal cinta anak muda.
Mereka yang pengen maksiat pacaran, nyari pacar susah banget. Sampai-sampai gonta-ganti gak pernah bisa cocok. Padahal dosa, tapi hobi. Sedangkan anak muda yang gak mau pacaran, malah seringnya disukai orang yang  keren-keren. Kalau nolak dianya malah ngejar terus. Padahal kita bukan pelari cepat. Kalau dikejar lama-lama bisa ketangkap kan…? Kitanya sudah jaga jarak, ambil posisi aman. Pakai baju juga sudah sangat sopan. Kalah gayalah kalah kalau sama yang doyan dandan. Tapi anehnya malah kita yang disukai dan diburu. Apa menariknya kita dimata mereka. Kok mereka sampai segitunya mengejar kita.

                Kitanya alim, tidak banyak tingkah. Tidak pakai baju ala roker, atau baju alay yang super duper norak. Baju juga cuman baju koko. Kadang malah pakai peci sama sarung. Persis kaya bapak-bapak. Tapi mereka kok malah suka ya…?
                Kita tidak pernah godaiin mereka, tetapi kenapa mereka malah mengejar-ngejar kita? Inilah yang namanya godaan. Inilah yang namanya ujian keimanan. Allah ingin menguji keimanan kita. Apakah kita akan terus tegar bagai batu karang atau malah kita kalah dalam ujian ini.
                Kenapa mereka bisa seperti itu..?
Harus kamu ketahui bahwa sebenarnya pria meskipun dia rusak, dia akan tetap mencari sosok yang baik untuk pasangan hidupnya. Dia akan mencari wanita yang sholihah tuk jadi istrinya. Dia tidak akan mencari wanita-wanita yang buruk akhlaknya.
                Lalu kenapa mereka suka menggoda perempuan yang buka aurat..? itu semata hanya ingin memuaskan dahaga nafsunya saja. Tidak lebih dari itu. Mereka ingin menyalurkan naluri nakalnya pada beberapa perempuan yang mereka suka. Tetapi tidak untuk dijadikan pasangan hidup.
                Dari sini kamu jadi tahu bahwa mereka (para pria) selalu menginginkan wanita sholihah sebagai pasangan hidupnya. Hanya saja yang menjadi masalah apakah mereka pantas mendapatkan kita atau tidak.
                Urusan ini bakalan bikin galau hidup kamu kalau kamu tidak mencoba kembali kepada Allah. Menitipkan rasa cinta kepada-Nya dan dan tidak lagi mencoba tuk larut dalam kegalauan dalam urusan cinta.
                Pikiran mudahnya begini, kalau kamu sholihah, kamu akan dapat lelaki sholih. Salah satu ciri khas lelaki sholih adalah lelaki yang tidak akan memacari kamu. Karena lelaki itu tahu bagaimana menjaga dirimu dari dosa dan Neraka. Maka menjadi sangat indah kalau kamu bisa bertemu dengan lelaki seperti itu.
                Sekarang tugas kamu hanya menjaga diri dari godaan pria-pria kegatelan. Yang tidak akan pernah menggoda kamu agar tergelincir dalam noda kemaksiatan. Demikian juga para pria, ketika kamu ingin menjadi pribadi sholih, yang harus kamu lakukan adalah mencoba tuk bertahan ditengah badai godaan.
                Kalau memang kamu bisa menjaga diri dari godaan wanita, maka Allah akan ganti kegelisahan kamu dengan Surga. Makanya sabarlah hingga masa itu tiba. Sekarang yang paling penting adalah menjaga hati dari tindakan maksiat.
                Nah, diakhir tulisan ini saya akan coba simpulkan. Siapapun kamu pasti kamu akan diuji Allah dengan nikmat yang ada pada diri kamu. Cantiknya wajah, cakepnya penampilan dan juga kerennya diri kamu. Sehingga membuat orang ngejar-ngejar kamu untuk dijadikan pacarnya. Tetaplah menolak ajakan itu, dan tetaplah pada ketaatan sama Allah. Insya Allah hidup kamu akan lebih menyenangkan..! 

Posted by: Muyassar el_mahzumy
Fb: AhnafusSholihin
Twitter : Muyassar096


Copyright @ 2013 Sekapur Sirih Dari Negeri Sebrang.